GSMaP Standard gauged (nama resmi JAXA: GSMaP_Gauge) adalah GSMaP Standard yang dikoreksi dengan data penakar hujan permukaan. Produk ini terbit sekitar 3 hari setelah pengamatan dan menjadi pilihan utama bila akurasi lebih penting daripada kecepatan, misalnya untuk kalibrasi model hidrologi, analisis frekuensi hujan, dan kajian jangka panjang.
Ringkasan produk
| Ciri | Keterangan |
|---|---|
| Penyedia | JAXA (Japan Aerospace Exploration Agency) |
| Dasar estimasi | GSMaP Standard (MVK), dikoreksi dengan analisis penakar hujan harian NOAA CPC |
| Jeda terbit | sekitar 3 hari setelah pengamatan |
| Resolusi | 0,1° × 0,1°, per jam |
| Satuan | mm/jam |
| Format | NetCDF, satu berkas per bulan |
Bagaimana koreksinya bekerja
JAXA menyesuaikan taksiran satelit per jam dengan CPC Unified Gauge-Based Analysis of Global Daily Precipitation, yaitu analisis curah hujan harian global dari data penakar hujan yang disusun NOAA Climate Prediction Center. Rincian metodenya ada di dokumen algoritma JAXA (ATBD versi 9).
Konsekuensinya penting untuk dipahami. Menurut JAXA:
- Bila data CPC di suatu wilayah baik, GSMaP_Gauge juga cenderung baik.
- Bila data CPC menaksir terlalu besar, terlalu kecil, atau melewatkan suatu kejadian hujan, GSMaP_Gauge cenderung ikut meleset dengan cara yang sama.
- Data CPC, dan karena itu GSMaP_Gauge, tidak selalu akurat di wilayah yang penakar hujannya jarang.
Versi yang tersedia
| Versi algoritma | Dirilis JAXA | Periode di HESLab | Status |
|---|---|---|---|
| v6 | September 2014 | Maret 2000 – sekarang | diperbarui |
| v7 | Januari 2017 | Maret 2014 – Mei 2026 | berhenti (JAXA menghentikan pembaruan Standard v7 pada 31 Mei 2026) |
| v8 | Desember 2021 | Januari 1998 – sekarang | diperbarui |
| v9 | 19 Oktober 2026 | belum tersedia | segera ditambahkan setelah diuji |
Menurut catatan rilis JAXA, pola buatan (artificial patterns) dari koreksi penakar hujan pada versi 7 dikurangi di versi 8, dan versi 9 memperbaiki lagi artefak koreksi yang tidak alami. Untuk deret waktu panjang yang konsisten, v8 adalah pilihan yang tersedia saat ini di HESLab.
Seberapa besar pengaruh koreksi?
Dalam validasi awal JAXA terhadap data radar yang dikoreksi penakar hujan di daratan Jepang (April–November 2014), produk Gauge memberi galat yang lebih kecil daripada produk Standard tanpa koreksi:
| Versi | RMSE Standard (mm/jam) | RMSE Standard gauged (mm/jam) | Korelasi Standard | Korelasi Standard gauged |
|---|---|---|---|---|
| v6 | 0,345 | 0,246 | 0,573 | 0,710 |
| v7 | 0,371 | 0,240 | 0,594 | 0,707 |
| v8 | 0,348 | 0,241 | 0,605 | 0,696 |
Angka ini bukan ukuran akurasi di Indonesia. Karena mutu koreksi bergantung pada data CPC, manfaatnya di Indonesia bergantung pada kerapatan penakar hujan dalam data CPC di wilayah kajian Anda.
Kapan memakai Standard gauged
- Kalibrasi dan validasi model hidrologi, dengan satu versi untuk seluruh periode kalibrasi dan simulasi.
- Analisis frekuensi dan hujan rancangan, yang membutuhkan deret panjang dan konsisten.
- Kajian iklim dan tren, dengan catatan bahwa perubahan jaringan penakar hujan dari waktu ke waktu dapat ikut memengaruhi hasil koreksi.
Bila Anda membandingkan GSMaP dengan pos hujan sendiri untuk validasi, ingat bahwa pos tersebut mungkin sudah termasuk dalam data CPC, sehingga pembandingnya tidak sepenuhnya independen. Untuk validasi yang bebas dari pengaruh penakar, gunakan GSMaP Standard.
Berkas dan cara membacanya
Struktur berkas, zona waktu, dan contoh kode Python dijelaskan di halaman Format berkas GSMaP HESLab. Untuk membandingkan dengan produk lain, baca Memilih produk GSMaP yang tepat.